Aktivis Bolo Desak Pelaksana Proyek Tambal Sulam Selesaikan Pekerjaan

Berita239 Dilihat
banner 468x60

Bima, Sangiangpost. Id_ Sejumlah aktivis Kecamatan Bolo Kabupaten Bima NTB mendesak pihak pelaksana proyek tambal sulam atau perbaikan jalan lintas Bima-Sumbawa, tepatnya di Desa Bontokape dan Sondosia segera menyelesaikan pekerjaan.

Hal itu disampaikan untuk menghindari bertambahnya jatuh korban bagi pengguna jalan. Seperti insiden dialami dua warga Desa Sai Kecamatan Soromandi bernama Ilyas (23) dan Ratnah (40), Rabu (2/4/2026), sekitar pukul 19.30 Wita.

banner 336x280

Peristiwa tersebut merupakan tragedi memilukan akibat kelelaian pihak pelaksana proyek yang tidak profesional.

“Kami sesalkan proyek tambal sulam. Mestinya jalan berlubang segera diperbaiki. Bukan dibiarkan hingga memicu terjadinya kecelakaan bagi pengguna jalan,” ujar Buyung Nasition, Jumat (3/4/2026) malam.

Kata Buyung, jika dalam waktu dekat jalan tidak diperbaiki, maka kami akan konsolidasi untuk melakukan aksi hadang jalan.

“Kami harap jalan segera diperbaiki, jangan dibiarkan seperti itu,” tegasnya.

Senada dengan Buyung, Aktivis lainnya, Arif Rahman, meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memanggil pihak pelaksana untuk mempertanggungjawabkan insiden dialami dua warga tersebut.

“Pihak pelaksana proyek harus bertanggungjawab. Karena pemicu kecelakaan adalah kegiatan proyek tambal sulam,” ungkapnya.

Ditambahkan Arif, proyek tambal sulam atau perbaikan jalan lintas Bima-Sumbawa menjadi perhatian masyarakat luas. Karena sangat berpotensi menimbulkan terjadinya kecelakaan.

“Pengguna jalan tidak nyaman saat melintas di wilayah Desa Bontokape dan Sondosia. Selain jalan berlubang, pihak pelaksana tidak memasang plang sebagai tanda sedang ada perbaikan jalan,” tutupnya. (Oyan)

banner 336x280