Polisi Amankan Lima Terduga Pelaku Pembacokan Mahasiswa di Bolo

Berita387 Dilihat
banner 468x60

Bima, Sangiangpost. Id_ Tim gabungan dari Polsek Madapangga, Polsek Bolo, dan Opsnal (Puma) Polres Bima berhasil mengamankan lima orang pemuda yang diduga kuat terlibat dalam aksi penganiayaan berat terhadap seorang mahasiswa di Desa Nggembe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima.

banner 336x280

Aksi penangkapan yang berlangsung dramatis ini dilakukan mulai Minggu malam (01/02) hingga Senin dini hari (02/02) di wilayah hukum Kecamatan Madapangga.

Peristiwa berdarah ini bermula pada Minggu malam (01/02) sekitar pukul 19.30 WITA. Korban, yang diketahui bernama Endang Sofian (25), warga Desa Nggembe, terlibat cekcok dengan rombongan pelaku di jalan raya Desa Nggembe.

Berdasarkan keterangan sementara, perselisihan tersebut dipicu oleh dendam lama terkait aksi pemukulan di sebuah acara hiburan organ tunggal sebelumnya.

Situasi memanas hingga salah satu pelaku berinisial AH (22), warga Desa Rade, mengambil sebilah parang dari sepeda motornya dan membacok korban berkali-kali.

Usai melakukan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri ke arah Kecamatan Madapangga.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Bolo segera berkoordinasi dengan Kapolsek Madapangga dan Tim Opsnal Polres Bima. Pencarian sempat mengalami kendala karena para pelaku tidak kembali ke rumah masing-masing.

“Anggota kami melakukan pendekatan persuasif melalui tokoh pemuda dan pihak keluarga pelaku. Dari informasi lapangan, diketahui para pelaku bersembunyi di kawasan persawahan/kebun jagung So Sera Tangga, Desa Rade,” ungkap Kapolsek Bolo AKP Nurdin

Sekitar pukul 05.00 WITA (menjelang subuh), tim gabungan bersama tokoh pemuda setempat bergerak ke lokasi persembunyian dan berhasil mengamankan lima orang terduga pelaku tanpa perlawanan.

Kelima orang yang telah diamankan tersebut. Yakni AH (22) – Petani (Pelaku utama pembacokan), RS (17) – Pelajar, DS (21) – Petani, MR (18) – Pelajar, F (17) – Pelajar.

Kelima terduga pelaku telah diserahterimakan dari Polsek Madapangga kepada Tim Puma Polres Bima dengan pengawalan ketat untuk proses hukum lebih lanjut di Mapolres Bima.

Pihak Kepolisian mengimbau kepada warga masyarakat, khususnya warga Desa Nggembe dan Desa Rade, agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh suasana. Kasus ini kini sepenuhnya ditangani oleh penyidik Satreskrim Polres Bima guna mengantisipasi gangguan kamtibmas susulan. (Oyan)

banner 336x280