Dua Desa di Bima Perang, Empat Warga jadi Korban, Tujuh Rumah Dirusak

Berita1440 Dilihat

Bima, Sangiangpost. Id_ Warga Desa Roka dan Runggu, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, (NTB) sambut tahun baru dengan perang, Rabu, (1/1/2025).

Akibatnya, empat orang warga di dua desa tersebut jadi korban. Sementara tujuh unit rumah warga rusak, dengan rincian satu unit rumah warga Desa Roka dan enam unit rumah warga Desa Runggu.

Kapolsek Belo, Iptu. Zulkifli yang dikonfirmasi wartawan detikBali, Rabu siang, mengatakan, dugaan awalnya dari perusakan rumah milik warga Desa Roka, Ihsan. Rumah Mantan Kepala Desa (Kades) Roka itu dirusak dengan cara dilempar menggunakan batu.

“Berawal dari pelemparan rumah milik mantan Kades Roka sekira pukul 05.00 WITA. Dicurigai dan diduga dilempar oleh sekelompok warga Desa Runggu,” ucap Zulkifli.

Lanjutnya, pelemparan rumah itu memancing sekelompok warga Desa Roka. Mereka bereaksi dengan menyerang warga Desa Runggu. Beruntungnya aksi itu tak meluas karena cepat dihalau oleh Anggota Polsek Belo dan dibantu Anggota TNI.

“Sekelompok warga Desa Roka mundur dan kembali ke Desanya masing-masing,” katanya.

Untuk saat ini, kondisi sudah kondusif. Namun aparat gabungan dari Brimob, Polisi dan TNI masih melakukan penjagaan di perbatasan Desa. Hal itu untuk mengantisipasi bentrokan susulan.

“Sudah kondusif. Saat ini kami tengah fokus pemulihan pendataan jumlah korban dan rumah warga yang rumahnya rusak,” ungkapnya. (*)