Perdana 2026, RSUD Sondosia Sukses Melaksanakan Operasi Bedah Radang Usus Buntu

Berita541 Dilihat

Bima, Sangiangpost. Id_ Upaya pihak RSUD Sondosia Kabupaten Bima NTB untuk meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan kembali menorehkan prestasi gemilang.

Tepatnya, Rabu (25/2/2026), untuk pertama kalinya, pihak RSUD Sondosia berhasil melaksanakan tindakan operasi bedah pada pasien dengan diagnosa appendiksitis (Radang Usus Buntu).

Direktur RSUD Sondosia, dr. Firman, MPH, menyampaikan, keluhan pasien dengan diagnosa radang usus buntu merupakan salah satu kasus kegawatdaruratan bedah yang membutuhkan penanganan cepat, tepat, dan profesional.

“Selama ini pasien dengan keluhan radang usus buntu harus dioperasi di RSUD Bima. Sekarang, Alhamdulillah bisa ditangani di RSUD Sondosia,” ucap dr. Firman.

Kata dokter kelahiran Kecamatan Wawo ini, tindakan operasi ini dipimpin langsung oleh Dokter Spesialis Bedah RSUD Sondosia, dr. Shirley Octaviani, Sp.B., M.Ked.Klin, bersama Tim Instalasi Bedah Sentral (IBS) yang kompeten, solid, dan berpengalaman.

“Dengan persiapan yang matang, dukungan peralatan medis yang memadai. Serta koordinasi tim yang optimal, proses operasi berjalan dengan lancar, aman, dan sukses, ” terangnya.

Sambungnya, keberhasilan operasi perdana ini bukan hanya menjadi capaian medis semata, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam pengembangan layanan bedah di RSUD Sondosia.

“Hak ini membuktikan bahwa masyarakat kini dapat memperoleh layanan tindakan operasi tanpa harus dirujuk jauh ke luar daerah. Kehadiran layanan bedah yang aktif dan siap siaga tentu memberikan rasa aman, kenyamanan, serta efisiensi waktu bagi pasien dan keluarga,” bebernya.

RSUD Sondosia terus berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berkualitas. Dengan dukungan tenaga medis spesialis, fasilitas yang terus berkembang, serta semangat kerja tim yang tinggi, RSUD Sondosia siap menjadi rumah sakit rujukan kebanggaan masyarakat Bima.

“Terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada RSUD Sondosia. Mari bersama, kita wujudkan pelayanan kesehatan yang semakin maju dan bermutu menuju Bima bermartabat,” pungkas dr. Firman. (Tim)